Tren Baru Dunia Fashion, Trashion; Model Pakaian Ramah Lingkungan
Ilustrasi fashion kekinian (Mervin Buezo/Pexels)

Bagikan:

PALEMBANG- Salah satu penyumbang dampak buruk lingkungan adalah industri pakaian atau fashion . Perannya dalam kerusakan alam bahkan cukup signifikan.

Dilansir dari Businessinsider, Jumat, 25 Juni, 10 persen emisi karbon dunia datang dari proses produksi yang dilakukan dalam industri ini. Terlebih lagi, kunjungan merek fast fashion yang dibutuhkan membutuhkan solusi dan alternatif baru untuk mengatasi masalah ini.

Trashion, merupakan prinsip sustainable fashion yang merupakan istilah untuk mendaur ulang pakaian . Berikut cara untuk mengolah barang yang tidak terpakai menjadi sampah dilansir dari Cosmopolitan.

Cuci bersih bahan yang ingin diolah

Hal ini dapat membantu untuk mengolah kembali pakaian lama. Selain lebih higienis, hal ini dapat membantu untuk mendeteksi apakah ada kelunturan warna pada pakaian atau tidak.

Rencanakan apa yang akan dibuat

Pikirkan matang-matang barang apa yang akan dibuat.Jangan sampai di tengah jalan kamu akhirnya menyadari bahwa tas atau celana yang ingin kamu buat tidak dapat diubah menjadi sesuatu yang kamu inginkan.

Kesabaran adalah hal yang utama

Mengolah barang yang tidak terpakai menjadi sesuatu yang baru memang menguras banyak waktu, tenaga dan biaya. Untuk itu, dibutuhkan kesabaran lebih jika ingin mengubahnya menjadi sesuatu yang berkualitas dan keren.

 

Artikel ini pernah tayang sebelumnya di VOI dengan judul Trashion, Tren Terbaru dalam Dunia Fashion . Ikuti terus berita terkini dalam negeri dan luar negeri di VOI Sumsel.