Pemprov Babel Bagikan Beras Bantuan Presiden Jokowi Secara "Door-to-Door"
Gubernur Kepulauan Babel Erzaldi Rosman Djohan (Foto dari Antara)

Bagikan:

PALEMBANG - Pemprov Kepulauan Bangka Belitung membagikan subsidi beras donasi Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) dengan menyambangi rumah ke rumah. Pihaknya memilih langkah tersebut untuk menghindari adanya kerumunan massa di tengah Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Level III dan IV.

"Kami memastikan pendistribusian beras bantuan presiden (banpres) dilaksanakan door to door dengan menerapkan protokol kesehatan ketat," kata Gubernur Kepulauan Babel Erzaldi Rosman Djohan, saat meninjau pendistribusian banpres beras di Pangkalpinang, Selasa.

Ia memastikan bahwa penyaluran bantuan presiden (banpres) berupa beras ini sampai dan tepat sasaran kepada rumah tangga kurang mampu, sehingga dapat meringankan beban ekonomi masyarakat di tengah PPKM Level IV di Kabupaten Bangka Barat, Belitung dan Belitung Timur.

PPKM Level III di Bangka Tengah dan Bangka Selatan

Sementara PPKM Level III diberlakukan di Kota Pangkalpinang, Kabupaten Bangka, Bangka Tengah dan Bangka Selatan, dimulai pada 26 Juli hingga 8 Agustus 2021.

"Saya memastikan bahwa bantuan ini sudah berjalan, ketika ditanyai oleh pak presiden, kami bisa melaporkan sesuai keadaan di lapangan," ujar gubernur.

Menurut dia dengan adanya PPKM Level III dan IV, maka secara otomatis mempengaruhi berbagai kebijakan dengan pembatasan aktivitas yang lebih ketat.

"Saya ingin memastikan seluruh lapisan dapat bekerja sama demi memutus mata rantai penyebaran COVID-19 yang dalam sebulan terakhir terus mengalami peningkatan yang cukup signifikan," ujarnya.

Bulog Bangka Catat Penerima Bansos Beras dari Kemensos Sebanyak 80.493 Keluarga

Taufiqurokhmah, Kepala Perum Bulog Bangka, menyampaikan penyaluran donasi beras ini sesuai dengan data yang sudah disampaikan oleh Kemensos RI, yaitu 80.493 kepala keluaga.

"Saat ini kita sedang menyalurkan bansos beras kepada 8.000 kepala keluarga di Kota Pangkalpinang dan selesai semua sebelum Agustus 2021," katanya.

Ikuti terus berita terkini dalam negeri dan luar negeri lainnya di VOI Sumsel.