H-1 Larangan Mudik Lebaran, Bandara H. AS Hanandjoeddin Belitung Mengalami Lonjakan Penumpang
Situasi pesawat di bandara H.AS Hanandjoeddin Belitung (babel.antaranews.com/kasmono)

Bagikan:

PALEMBANG- Bandara H.AS Hanandjoeddin Kabupaten Belitung, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, mengalami kenaikan jumlah penumpang pada H-1 sebelum masa larangan mudik lebaran 2021.

"Arus penumpang sampai H-1 masa pelarangan mudik memang ada peningkatan dibandingkan pada dua minggu awal Ramadhan," kata Executive General Manager (EGM) PT Angkasa Pura II (Persero) Cabang Bandar Udara H.AS Hanandjoeddin Belitung , Untung Basuki di Tanjung Pandan, Rabu.

Menurut dia, memasuki dua minggu bulan suci Ramadhan 1442 Hijriah pergerakan penumpang di bandara tersebut di bawah 1.000 orang namun lima hari menjelang masa larangan mudik jumlah penumpang meningkat menjadi di atas 1.000 orang.

Kemungkinan pada hari ini adalah puncak masa pengetatan jadi memang terihat pergerakan penumpang padat namun masih dalam batas normal, ”ujarnya.

Tiga Maskapai Penerbangan Berhenti membongkar Mulai 6 Mei

Untung menambahkan, jumlah penerbangan di bandara tersebut pada hari ini tercatat sebanyak delapan penerbangan dengan tujuan Jakarta dan Pangkal Pinang.

Dia dikatakan, selama masa peniadaan mudik pihaknya sudah menerima pemberitahuan bahwa tiga orang mulai beroperasi 6 sampai 17 Mei mendatang yaitu Air Asia, Garuda Indonesia dan NAM Air.

"Sedangkan untuk maskapai Sriwijaya Air khusus kargo atau barang saja tidak melayani penumpang," katanya.

Pihak Angkasa Pura Masih Menunggu Konfirmasi dari Maskapai Lain

Selain itu, lanjut Untung, pihaknya juga masih menunggu konfirmasi konfirmasi dari pihak maskapai lainnya seperti Lion Air, Wings Air, Citilink, dan Batik Air selama masa pelarangan mudik mendatang.

Lebih lanjut, ia juga mengatakan pihaknya masih terkait informasi dari maskapai terkait penerbangan di masa larangan mudik mulai 6 sampai 17 Mei.

Ikuti terus berita terkini dalam negeri dan luar negeri di VOI .