Bulog Sumsel Kumpulkan 12.000 Ton Beras di Panen Raya, Targetkan 80.000 Ton di 2021
Foto dari Antara

Bagikan:

Perum Bulog Sumatera Selatan melihat harapan bagus pada musim panen raya. Badan urusan logistik tersebut menyerap beras yang dihasilkan petani sebanyak 12.000 ton.

Pengumpulan beras akan terus dikerjakan sampai April mendatang, yaitu saat musim panen raya berakhir. Bulog menyerap panenan milik petani di sentra produksi beras, di antaranya Ogan Ilir, Banyuasin, Ogan Komering Ilir, Ogan Komering Ulu, Ogan Komering Ulu Timur, dan lainnya.  

Bulog telah mengumpulkan 12.000 ton beras dari sawah petani. Perolehan beras tahun ini optimis bisa mencapai 80.000 ton.

Ahmad Ali Amsari, Pimpinan Bulog Sumsel Babel, mengungkapkan dalam satu hari mampu mendapatkan 700 ton beras dari petani yang tersebar di sentra produksi.


“Musim panen kali ini tergolong lancar sehingga produksi beras petani juga bagus,” tuturnya pada Senin, 22 Maret, di Palembang..

Untuk saat ini, pengumpulan beras di tingkat petani masih memakai HPP yang lama. Per Kilogram gabah bernilai sebesar Rp5.300. Sedangkan beras Rp8.300 per Kilogramnya.

Stock Beras Cukup Untuk Kebutuhan Ramadan dan Lebaran

Ali juga mengungkapkan kondisi stok beras di gudang Bulog. Ketersediaan beras saat ini lebih dari cukup untuk memenuhi kebutuhan selama enam bulan mendatang bagi Provinsi Sumsel dan Bangka Belitung.

“Stok aman bahkan hingga habis lebaran nanti. Apalagi penyerapan beras terus berjalan. Ditambah saat ini Bulog Sumsel dan Babel tidak melakukan penyaluran beras untuk masyarakat miskin dan penugasan,” ungkapnya..

Stok tersebut juga dipastikan dapat memenuhi kebutuhan jelang Ramadan dan Lebaran.

Ikuti terus berita terkini dalam negeri dan luar negeri di VOI.