Pemkab Bangka Barat Merevitalisasi Pasar Mentok, Butuh Waktu Sekitar Lima Bulan
Wakil Bupati Bangka Barat Bong Ming Ming (Foto dari Antara)

Bagikan:

PALEMBANG - Revitalisasi Pasar Mentok dilakukan oleh Pemkab Bangka Barat, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung , sebagai upaya peningkatan infrastruktur yang baik dan sehat. Program tersebut bertujuan menjadikan pelaku pasar dan warga semakin nyaman dalam beraktivitas.

Bong Ming Ming, Wakil Bupati Bangka Barat  menyampaikan revitalisasi Pasar Mentok dapat diwujudkan berkat dukungan dana dari pemerintah Pusat melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara 2022.

"Kami memberikan apresiasi kepada semua pihak yang telah berperan mendapatkan anggaran Pemerintah Pusat tersebut, terutama kepada anggota DPR RI perwakilan dari Babel Zuristiyo yang mengawal perjuangan ini," katanya.

Lokasi Revitalisasi Pasar Mentok Bangka Barat

Ia mengatakan telah melakukan pemantauan di lokasi revitalisasi dan pengerjaan bangunan tahap awal sudah mulai dilaksanakan.

"Kemarin dilakukan di awal dan hari ini dari titik nol dimulainya. Kami berharap bangunan pasar yang baru ini tidak hanya bangunan biasa, tetapi memiliki nilai estetika dan dapat menambah nilai untuk para pelaku mikro kecil dan menengah yang berada di sebelah sana bangunan tersebut, katanya.

Ia menjelaskan, dalam pembangunan pasar tersebut telah direncanakan sejak awal akan diberikan ruang khusus agar tidak dapat dilalui kendaraan bermotor, namun hanya digunakan oleh pejalan kaki.

"Di tempat itu kami rencanakan hanya untuk berjalan kaki dan tempat nongkrong yang lebih nyaman karena selasar dibuat jauh lebih bagus," katanya.

Revitalisasi Bangunan untuk Pedagang di Bangka Barat

Ia menambahkan, revitalisasi ini membutuhkan waktu sekitar lima bulan dengan anggaran sebesar Rp2,7 miliar yang seluruhnya berasal dari APBN.

"Bangunan ini untuk 40 pedagang kaki lima, tipe bangunan sedikit berbeda untuk menambah kenyamanan dan sesuai estetika," katanya.

Dia berharap pedagang yang mengisi pasar tersebut berasal dari daerah setempat dan dapat berdampak langsung ke masyarakat, bila ada pedagang dari luar daerah harus membuat KTP Bangka Barat.

Ikuti terus berita dalam negeri dan luar negeri lainnya di VOI Sumsel . Kami menghadirkan berita Sumatera Selatan terkini dan terlengkap untuk Anda.