Bersiap untuk G20, Belitung Timur Bakal Kenalkan Destinasi Wisata Tambang Timah
Destinasi wisata tambang timah di Belitung Timur (Foto dari Antara)

Bagikan:

PALEMBANG - Destinasi wisata pertambangan biji timah (geosite open pit nam salu) akan dikenalkan oleh Pemkab Belitung Timur, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, dalam ajang Presidensi G20.

"Belitung Timur termasuk daerah tujuan para delegasi dalam ajang G20, kami fokus memperkenalkan destinasi wisata sejarah tambang," kata Sekretaris Daerah Pemkab Belitung Tmur, Ikhwan Fahrozi di Manggar, Minggu.

Ikhwan menjelaskan, berdasarkan jadwal yang diterima bahwa pertemuan para pemimpin negara itu berlangsung selama tiga hari di Negeri Laskar Pelangi itu (julukan Kabupaten Belitung Timur).

"Kalau jadwal yang kami terima hanya tiga hari agenda G20 di Belitung Timur, tapi itu bisa saja berubah namun pasti kita juga terlibat sebagai tuan rumah dalam ajang internasional ini," katanya.

Promosi Wisata Sejarah Pertambangan 

Ikhwan mengatakan, pemerintah daerah lebih fokus untuk mempromosikan wisata sejarah pertambangan bijih timah yang dinilai memiliki sejarah cukup penting dalam lintas waktu dan lini masa.

"Melihat dari jejak sejarah, bahwa Geosite Open Pit Nam Salu merupakan destinasi wisata sejarah tambang terbuka yang terdalam dan terbesar di Asia Tenggara yaitu sekitar 100 meter," jelasnya.

Geosite Desa Senyubok Belitung

Geosite yang berlokasi di Desa Senyubok, Kecamatan Kelapa Kampit, Kabupaten Belitung Timur ini beroperasi pada 1980-1993 dan sudah memproduksi 500 ribu ton bijih timah dengan kadar 2 persen.

"Ini merupakan deposit bijih timah primer terbesar dalam satu cebakan yang pernah ditemukan," kata Fahrozi.

Ikuti terus berita dalam negeri dan luar negeri lainnya di VOI Sumsel . Kami menghadirkan berita Sumatera Selatan terkini dan terlengkap untuk Anda.