5 Dampak Buruk Kurang Tidur pada Kulit, Jangan Sampai Percuma Pakai Skin Care!
Ilustrasi efek buruk kurang tidur (Freepik/Cookie Studio)

Bagikan:

PALEMBANG- Penampilan fisik sangat berkaitan dengan kebiasaan hidup sehari-hari. Sebab, kebiasaan buruk juga akan memberikan risiko tidak baik pada tubuh Anda. Salah satunya kebiasaan tidur kurang berkualitas bisa memengaruhi kulit Anda.

Skincare jenis apapun yang Anda kenakan, bisa jadi percuma jika tidak mengubah kebiasaan yang memperburuk kecantikan kulit. Dilansir laman Open Access Government North America, Rabu, 27 Oktober, apabila kulit tidak berfungsi dengan baik maka bisa memengaruhi kondisi seluruh tubuh.

Kulit merupakan organ terbesar dari tubuh. Fungsinya cukup signifikan, yaitu membantu mengatur suhu tubuh, melindungi tubuh dari organisme yang menginfeksi, dan berperan penting dalam metabolisme serta respons imun.

Disamping butuh menjaga produksi kolagen cukup agar meminimalisir turunnya fungsi kulit, Anda juga perlu tetap melakukan pola hidup yang sehat. Pola hidup yang sehat ialah dengan mendapatkan tidur berkualitas supaya efek buruk pada kulit tidak dialami. Apa saja efeknya pada kulit? Berikut penjelasannya.

1. Menurunnya elastisitas kulit

Dehidrasi adalah muasal dari efek buruk ini. Sebuah studi di Korea tahun 2020 menemukan bahwa kurang tidur atau hanya mendapatkan tidur 4 jam setiap malam bisa menurunkan tingkat elastisitas kulit karena dehidrasi. Efek paling buruknya menyebabkan deskuamasi atau pengelupasan pada kulit.

2. Kemampuan regenerasi minim

Kulit termasuk organ yang bisa memperbaiki dirinya sendiri dari peradangan dan kerusakan. Kemampuan regeneratif ini didapatkan ketika cukup kualitas tidur ataupun istirahat cukup.

Menurut Dr. Joshua Zeichner –direktur penelitian kosmetik dan klinis di Rumah Sakit Mount Sinai, kurang tidur dapat mengganggu penyembuhan luka, meningkatkan peradangan pada kulit, dan bahkan menyebabkan jerawat.

3. Kulit kendur dan keriput

Mengutip penjelasan Dr. Debra Jaliman –dokter kulit dan asisten profesor dermatologi di Icahn School Medicine, Mound Sinai, produksi hormon bisa menurun karena Anda kurang tidur. Dilansir Insider, saat tidur tubuh memproduksi hormon selama beberapa jam pertama.

Apabila Anda tidak mendapatkan istirahat yang cukup, maka tubuh Anda tidak akan memproduksi cukup hormon yang berfungsi menjaga ketebalan kulit, produksi kolagen, dan jaringan elastis juga dapat rusak. Ini menyebabkan kulit kendur dan keriput.

4. Muncul lingkaran bahwa mata dan mata merah

Lingkaran bawah mata bisa menandai banyak kondisi tubuh, termasuk ketika Anda kurang tidur maka akan terlihat mata panda. Senada dengan penjelasan Dokter Jaliman, kurang tidur menyebabkan mata berwarna lebih merah dan bengkak. Serta muncul lingkaran hitam di bawah mata dan kulit terlihat lebih pucat.

5. Terlihat lebih tua

Dokter Jaliman menjelaskan, kualitas tidur yang buruk secara kronik dapat membuat Anda terlihat lebih tua dari usia Anda. Kurang istirahat dalam jangka waktu yang panjang juga bisa meningkatkan tanda-tanda penuaan intrinsik, seperti kulit kendur dan keriput.

Jadi, meskipun Anda memakai skincare yang bisa memperbaiki penampilan dari luar, kebutuhan dalam tubuh penting untuk dipenuhi yaitu dengan istirahat dan cukup mendapatkan kualitas tidur. Sebagai informasi penting untuk Anda, para ahli menyarankan mendapatkan tidur 7-9 jam setiap malamnya.

Spesialis tidur menyebut bahwa membalas kurang tidur dengan tidur lebih panjang keesokan harinya tidak akan berpengaruh secara signifikan. Cara satu-satunya untuk mengembalikan adalah dengan mengatur pola tidur Anda secara rutin dan berkelanjutan.  

Ikuti terus berita terkini dalam negeri dan luar negeri lainnya di VOI Sumsel.