10 Jenis Tanaman Sayur yang Mudah Ditanam di Rumah Memakai Pot
Ilustrasi tanaman sayur di rumah (Unsplash/Erda Estremera)

Bagikan:

PALEMBANG- Kita juga bisa menanam sayuran di rumah bagi anda yang hobi berkebun. Lebih menariknya lagi, ada berbagai jenis tanaman sayur yang sewaktu-waktu dibutuhkan untuk hidangan siap dipetik dari kebun kecil di rumah.

Apakah Anda tertarik untuk merawat tanaman sayur di rumah? Berikut 10 jenisnya yang tergolong mudah tumbuh, tidak butuh perawatan ribet, dan tentu saja bisa dimanfaatkan untuk keperluan di rumah.

1. Tomat

Meski menurut kategori botani tomat tergolong buah, atau bukan jenis sayuran, tetapi pada umumnya dikombinasikan menjadi berbagai hidangan rumahan, seperti pelengkap salad, jus, tumis, hingga pasta.

Dilansir The Spruce, Rabu, 22 September, disarankan untuk memilih bibit yang kokoh dan pendek apabila ditanam pada pot. Perlu diingat juga, apabila memilih tomat berbuah besar maka dibutuhkan pot yang besar pula untuk tumbuh. Berbeda dengan tomat ceri berukuran kecil yang tidak membutuhkan jumlah ruang dan tanah yang makan tempat.

2. Kacang polong

Kacang polong atau dikenal dengan kacang kapri bisa mulai ditanam saat memasuki musim penghujan. Pada suhu yang cenderung rendah dan lembab, berbagai varietas kacang polong bisa tumbuh dengan lebih mudah.

3. Kentang

Untuk menanam kentang dalam pot, dibutuhkan ruang yang memungkinkan lebih banyak tanah. Dibutuhkan pula lebih banyak air untuk mengembangkan umbi. Namun, tanaman sayur kentang butuh perawatan dan perlindungan ekstra sebab mudah terserang jamur.

4. Labu

Tidak hanya buah labu yang bisa dikonsumsi, tetapi juga bunganya terasa lembut jika diolah menjadi hidangan. Menanam labu membutuhkan pot ukuran medium hingga besar. Tanaman sayur ini juga membutuhkan cahaya cukup, penyiraman rutin, dan pemupukan secara konsisten.

5. Selada

Dibanding jenis tanaman sayur sebelumnya, selada lebih cepat tumbuhnya dan tidak perlu waktu lama untuk panen. Menanam selada dalam pot atau kontainer juga lebih fleksibel hanya perlu mengecek berkala apabila diserang serangga.

6. Cabai dan paprika

Paprika warna-warni ketika berbuah bisa menyenangkan hati. Kedua tanaman ini, cabai dan paprika, membutuhkan paparan cahaya matahari penuh, penyiraman konsisten, dan pot dengan drainase baik. Tanah yang terlalu kering atau sebaliknya, terlalu basah, tidak disukai cabai.

7. Mentimun

Daripada ditanam di tanah tanpa pot, mentimun lebih cepat tumbuh jika ditanam dalam pot. Mentimun merupakan jenis tanaman yang menyukai air dan juga menyukai paparan cahaya matahari.

8. Arugula

Arugula acap diolah menjadi sepiring salad atau toping pizza maupun lalapan. Rasa daun arugula sedikit pedas bercampur manis samar-samar. Karakter tanamannya mirip dengan selada sehingga mudah ditanam di dalam pot.

Dalam pertumbuhan tanaman sayur ini, membutuhkan sekitar 6 jam paparan matahari langsung. Arugula tidak menyukai sinar matahari siang yang terik.

9. Terong

Terdapat beberapa varietas terong, mulai dari buah yang berwarna ungu, hijau, dan gelatik. Buah terong muda rasanya cukup manis apabila diolah maupun dijadikan lalapan. Tetapi begitu menua, buahnya keras dan tak lagi lembut. Bijinya pun mengeras sehingga paling tepat dipanen saat muda.

Karena akar tanaman terong membutuhkan ruang yang luas, pot ukuran besar bisa dipilih jika ingin menanam tanaman sayur ini.

10. Sawi hijau

Mirip dengan selada, tetapi sawi hijau memiliki batang yang lebih ramping dan tegas. Anda bisa mulai membibitkan tanaman sayur ini dari biji. Bisa juga dari sisa bonggol sawi. Untuk perawatannya, sawi menyukai tanah sedikit lembab atau banyak air. Tetapi jangan sampai tumbuh jamur yang membuat pangkalnya mudah busuk.

Ikuti terus berita terkini dalam negeri dan luar negeri lainnya di VOI Sumsel.