5 Cara Meningkatkan Daya Ingat Memori Otak, Supaya Tidak Mudah Lupa Sejak Usia Muda
Ilustrasi cara meningkatkan memori otak (iStockphoto)

Bagikan:

PALEMBANG - Ingatan manusia mempunyai kemampuan yang terbatas. Kita mungkin bisa mendengar informasi dengan seksama dan mengamati sesuatu dengan fokus, namun sering kali ada yang luput disimpan dalam ingatan.

Apakah anda mengalami hal ini? Ternyata, ada cara efektif untuk meningkatkan memori. Menurut ahli saraf dan peneliti, begini cara yang bisa Anda lakukan agar tidak lupa dengan hal-hal kecil namun penting.

1. Jalan mundur

Ketika Anda punya kebiasaan olahraga jalan pagi, percobaan berjalan mundur. Sebuah penelitian yang dilakukan oleh peneliti dari University of Roehampton, London, menemukan bahwa berjalan mundur bermanfaat untuk meningkatkan daya ingat.

Peserta dalam penelitian ini menjadi dua kelompok. Semuanya diminta untuk menyaksikan film pendek dan menghafal kata-kata serta mempelajari gambar. Kelompok pertama, mengingat sambil berdiri di tempat. Kelompok kedua, diminta mengingat sambil berjalan mundur.

Hasil penelitian ini menemukan bahwa kelompok yang berjalan mundur lebih mengingat dengan baik kata-kata serta gambar secara akurat. Hasil tersebut dilandasi fakta bahwa otak mengatur ingatan secara spasial. Sehingga dengan berjalan mundur, informasi dapat disimpan secara berbeda.

2. Makan buah dan sayur

Makan banyak buah dan sayuran tak hanya baik untuk kesehatan tubuh, tetapi juga otak. Ini dibuktikan dalam studi yang dilakukan di Harvard School of Public Health yang menemukan antara diet dan memori. Secara spesifik, makan lebih banyak sayuran dan buah, terutama yang berwarna oranye, sayuran merah, hijau, dan buah beri, berkorelasi dengan lebih sedikit kehilangan memori di kemudian hari.

3. Berada dalam ruangan dengan pencahayaan memadai

Matahari atau sumber cahaya di Bumi, diakui sebagai sumber kehidupan. Berkaitan juga dengan ingatan, jika berada dalam ruangan redup, struktur otak untuk mengingat bisa menurun kapasitasnya. Temuan ini ditemukan dalam studi dari Michigan State University, di mana 30 persen kapasitas hippocampus pada tikus laboratorium menurun.

Teori neurobiologis juga menguatkan temuan tersebut efeknya pada manusia. Kemampuan terbaik di tempat kerja dapat dimiliki ketika ruangan mendapatkan pencahayaan yang memadai.

4. Puasa intermitten

Mengutip Inc., Senin, 30 Mei, studi dari King’s College London mengaitkan antara perkembangan gen otak dan peningkatan kinerja memori. Percobaan dilakukan pada tikus laboratorium dengan temuan bahwa puasa intermitten data meningkatkan retensi memori jangka panjang. Dengan mengkonsumsi menu makanan sehat dan disiplin sesuai jadwal, maka sel-sel otak beregenerasi secara baik.

5. Bersikap lebih tenang

Pernahkan Anda mengalami jika terburu-buru pasti ada sesuatu yang kelupaan? Ya, ahli saraf di Trinity College, Dublin menduga bahwa kekhawatiran dan kecemasan membuat fitur fungsional otak tak berinteraksi secara dinamis. Maka memori tentang suatu hal tersimpan dan tak terakses.

Jika Anda memiliki banyak agenda, disarankan untuk tak membuat memori bekerja lebih berat. Misalnya dengan mencatat buku agenda, atau mencatat hal-hal penting agar tak kelupaan.

Ikuti terus berita dalam negeri dan luar negeri lainnya di VOI Sumsel . Kami menghadirkan berita Sumatera Selatan terkini dan terlengkap untuk Anda.