Tidak Ditemuka Siswa Terpapar COVID-19 selama PTM di Babel, Terapkan Prokes Ketat dan Sudah Divaksin
Satgas COVID-19 Bangka Belitung (Foto dari Antara)

Bagikan:

PALEMBANG- Pelaksanaan pembelajaran tatap muka di kabupaten/kota di Provinsi Kepualuan Bangka Belitung berjalan dengan aman dan lancar. Satgas Penanganan COVID-19 mengatakan tidak ada siswa yang terpapar COVID-19 selama PTM tingkat SD, SMP, SMA, dan sederajat di wilayahnya.

"Hasil rapat koordinasi dan evaluasi pelaksanaan PTM dengan Dinas Pendidikan se-Babel, belum ada kasus COVID-19 dari klaster pembelajaran tatap muka ini," kata Sekretaris Satgas Penanganan COVID-19 Provinsi Kepulauan Babel Mikron Antariksa di Pangkalpinang, Jumat.

Pelaksanaan PTM di Bangka Belitung Dilakukan dengan Menerapkan Prokes Ketat

Ia mengatakan pelaksanaan PTM tingkat SD, SMP, SMA dan sederajat di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung sudah dimulai 10 Januari 2022 dengan penerapan protokol kesehatan yang ketat disertai vaksinasi COVID-19 kepada seluruh siswa.

"Kita terus memantau dan mengevaluasi pelaksanaan PTM ini, guna memastikan PTM ini sesuai aturan dan Surat Keputusan Bersama (SKB) 4 Menteri terkait pembelajaran tatap muka ini," ujarnya.

Menurut dia, PTM di daerah itu aman tanpa memunculkan klaster baru di sekolah tidak terlepas dari peran pihak sekolah yang menerapkan prokes ketat kepada seluruh siswa, guru, dan lainnya di lingkungan sekolah tersebut.

"Ini harus terus dipertahankan, jangan sampai sekolah kendur dalam menerapkan prokes di sekolah," katanya.

Peningkatan Kasus COVID-19 di Indonesia Selama Februari 2022

Ia mengakui dalam tiga hari terakhir selama Februari 2022 terjadi peningkatan kasus orang terpapar COVID-19 dari klaster masyarakat yang melakukan perjalanan jauh atau antarpulau.

Jumlah kasus COVID-19 pada Selasa (1/2) sebanyak 10 kasus, Rabu (2/2) bertambah 27 kasus, dan Kamis (3/2) bertambah 38 kasus dengan jumlah pasien aktif 38 orang.

"Saat ini kita kembali menggencarkan penerapan protokol kesehatan dan vaksinasi COVID-19 kepada masyarakat, sebagai langkah mengantisipasi lonjakan kasus yang lebih tinggi," katanya.

Ikuti terus berita terkini dalam negeri dan luar negeri lainnya di VOI Sumsel.