Cari SDM Profesional, Pemkot Palembang Sudah Memiliki Pusat Penilaian Calon Pejabat Tinggi
Launching Assessment Center Palembang (Foto dari Antara)

Bagikan:

PALEMBANG - Pusat penilaian calon pejabat tinggi (Assessment center) kini dimiliki oleh  Pemkot Palembang, Provinsi Sumatera Selatan. Adanya pusat penilaian tersebut memudahkan Pemprov melakukan penilaian tanpa perlu lagi mengirimkan ke kota atau provinsi lain.

Rudiarto Sumarwono, Komisioner Komisi Aparatur Sipil Negara (KASN) Pokja Pengawasan Bidang Pengisian Jabatan Pimpinan Tinggi Wilayah I, di Palembang, Rabu, mengatakan, pihaknya mengapresiasi langkah yang diambil pemkot ini karena sama halnya dengan penghematan biaya negara.

“Biasanya proses assessment, misalnya untuk menentukan kepala dinas dan asisten itu bisa mencapai Rp10 juta. Misal dikirim ke Jatinagor, Jawa Barat. Tapi ini dapat dilakukan sendiri, bahkan bisa membantu daerah lain,” kata Rudiarto pada acara peluncuran Assessment Center yang dihadiri Wali Kota Palembang Harnojoyo.

Ia mengatakan, langkah positif ini tentunya akan mendorong keprofesionalan Aparatur Sipil Negara di lingkungan Pemkot Palembang meski baru efektif di Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM).

Dalam hal ini, BKPSDM Kota Palembang juga meluncurkan IT Center, serta E-Kinerja guna menjamin mutu hasil penilaian dalam mendapatkan data serta hasil laporan, hasil kualifikasi kompetensi kinerja pegawai secara cepat, transparan dan memiliki akuntabilitas yang andal.

“Intinya ini guna memastikan seluruh pelayanan publik terkait dengan kepegawaian dan sebagainya bisa berjalan lebih baik lagi," kata Rudi.

IT Center Memudahkan Pekerjaan Pemprov Melakukan Penilaian Calon Pejabat

Ia menambahkan, dengan proses IT ini pekerjaan lebih cepat, jangkauan lebih luas dan biaya juga sangat rendah. Namun terkait kualitas pekerjaan tetap harus diawasi karena teknologi juga terkadang tidak sempurna.

"Saya melihat fasilitas yang disediakan di sini juga sangat baik. Bahkan, ada fasilitas untuk tes CAT sebanyak 30 peserta," ujar dia.

Meski demikian, Assement Center, IT center dan E-kinerja ini masih masuk dalam grid C sehingga perlu ditingkatkan secara berjenjang mulai dari proses bisnis yang diperbaiki, kinerja, asesor, penguji dan lain sebagainya.

"Tidak ada yang langsung grid A, tapi semua bisa dicapai dengan berjenjang," ujarnya.

Adanya Assessment Center Diyakini dapat Memunculkan SDM Andal dan Profesional

Sementara itu, Wali Kota Palembang Harnojoyo berharap, dengan telah diluncurkannya Assessment Center, IT Center, serta E-Kinerja tersebut, Pemerintah Kota Palembang akan memunculkan SDM andal sesuai dengan bidangnya.

"Tentu kami berharap, tidak hanya di BKPSDM saja, tetapi yang menggunakan IT ini bisa juga dilakukan oleh seluruh OPD," tuturnya.

Dengan kerja sama yang baik antar-SKPD diharapkan akan tercipta ASN yang profesional serta akuntebel sesuai jabatannya.

Ikuti terus berita terkini dalam negeri dan luar negeri lainnya di VOI Sumsel.